BAB 6
BIOTEKNOLOGI
A.
Bioteknologi
Bioteknologi
adalah teknologi yang memanfaatkan mahluk hidup (organisme) untuk menghasilkan
suatu produk maupun jasa yang bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi terbagi
menjadi 2, yaitu:
a. Bioteknologi
konvensional (Tradisional) →
bioteknologi yang menggunakan
mikroorganisme (jamur & bakteri) untuk menghasilkan produk atau jasa sesuai
yang diinginkan.contoh produk bioteknologi konvensional:
No.
|
Nama
|
Bahan
Dasar
|
Mikroorganisme
|
1.
|
Tempe
|
Kedelai
|
Rhizopus
stalonifer
|
2.
|
Kecap
|
Kedelai
|
Aspergilus
Soyae
|
3.
|
Mentega
|
Susu
|
Streptococcus
lactis
|
4.
|
Oncom
|
Bungkil Kacang
|
Monilia
Sitophilia
|
5.
|
Antibiotik
|
Zat Kimia
|
Penicillium
Notatum
|
b. Bioteknologi
Modern → bioteknologi
yang menggunakan teknik rekayasa genetika. Contoh teknologinya:
z Teknologi
Reproduksi.
z Kawin
Silang (Bastar) Kultur Jaringan
z Inseminasi
buatan / kawin suntik.
z Fertilisasi
In Vitro ( Bayi Tabung)
z Kloning
z Radiasi
z Rekombinasi
Gen
B.
Bioteknologi Sebagai Kumpulan Teknologi
1.
Teknologi Kultur Sel dan Jaringan
Teknologi
kultur sel adalah menumbuhkan sel atau jaringan di medium yang sesuai di dalam
suatu kontainer di laboratorium. Teori yang mendasari kultur sel dan jaringan
tumbuhan adalah Teori Totipotensi. Yang mengatakan bahwa “potensi
untuk berkembang menjadi individu multiseluler berasal dari sebuah sel yang
mengalami diferensiasi”.
2.
Kultur Jaringan Pada Tanaman
Jaringan tanaman yang dikulturkan
(eksplan) adalah jaringan muda, yang terdiri dari sel-sel yang masih mampu
membelah diri misalnya ujung batang, ujung daun, ujung akar.
Kultur jaringan tumbuhan didasarkan pada
prinsip totipotensi yaitu “irisan jaringan
dikultur dalam suatu medium yang ke dalamnya ditambahkan zat berupa zat
anorganik dan zat organik seperti gula, asam amino, vitamin dan zat pengatur
tumbuh (hormone), maka sebagian sel pada permukaan irisan tersebut akan
membelah menjadi banyak membentuk suatu massa sel yang disebut kalus”.Manfaat
dari kultur jaringan yaitu:
Ø Mengahasilkan
sejumlah besar tanaman yang secara genetik sama dalam waktu yang singkat.
Ø Mendapatkan
tanaman baru dengan sifat-sifat unggul dalam waktu yang lebih singkat.
Ø Memperoleh
tanaman yang bebas hama dan penyakit.
Ø Memperbanyak
jenis-jenis tanaman yang terancam punah.
Ø Menghasilkan
bahan kimia dari kalus suatu eksplan untuk pembuatan obat-obatan dalam waktu
yang singkat.
Ø Mempermudah
perbanyakan jenis tanaman yang sukar dilakukan secara konvensional.

3.
Teknologi Biosensor
Teknologi
biosensor merupakan bentuk bentuk kerjasama antara biologi molekuler dan
mikroelektronik. Bioteknologi adalah alat pendeteksi komposisi suatu subtansi
biologi yang berikatan dengan suatu transduser.
C.
Dampak Bioteknologi
a. Dampak positif penerapan bioteknologi :
1. mengurangi kekurangan bahan makanan.
2. membantu mengatasi masalah kesehatan.
3. menyediakan berbagai senyawa organic, seperti alcohol dll.
4. menyediakan energi (biogas).
5. memperbaiki lingkungan.
6. mengatasi kesulitan memperoleh keturunan (bayi tabung).
b. Dampak negatif penerapan bioteknologi :
1. Tidak semua masyarakat menerima bioteknologi.
2. Ada kehawatiran ketrampilan merekayasa gen digunakan untuk kejahatan.
SELAMAT BELAJAR ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar