Minggu, 11 Januari 2015

bioteknologi

BAB 6
BIOTEKNOLOGI



A.  Bioteknologi
Bioteknologi adalah teknologi yang memanfaatkan mahluk hidup (organisme) untuk menghasilkan suatu produk maupun jasa yang bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi terbagi menjadi 2, yaitu:
a.       Bioteknologi konvensional (Tradisional)  bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme (jamur & bakteri) untuk menghasilkan produk atau jasa sesuai yang diinginkan.contoh produk bioteknologi konvensional:

No.
Nama
Bahan Dasar
Mikroorganisme
1.
Tempe
Kedelai
Rhizopus stalonifer
2.
Kecap
Kedelai
Aspergilus Soyae
3.
Mentega
Susu
Streptococcus lactis
4.
Oncom
Bungkil Kacang
Monilia Sitophilia
5.
Antibiotik
Zat Kimia
Penicillium Notatum

b.      Bioteknologi Modern bioteknologi yang menggunakan teknik rekayasa genetika. Contoh teknologinya:
z  Teknologi Reproduksi.
z  Kawin Silang (Bastar) Kultur Jaringan
z  Inseminasi buatan / kawin suntik.
z  Fertilisasi In Vitro ( Bayi Tabung)
z  Kloning
z  Radiasi
z  Rekombinasi Gen
B.  Bioteknologi Sebagai Kumpulan Teknologi
1.    Teknologi Kultur Sel dan Jaringan
Teknologi kultur sel adalah menumbuhkan sel atau jaringan di medium yang sesuai di dalam suatu kontainer di laboratorium. Teori yang mendasari kultur sel dan jaringan tumbuhan adalah Teori Totipotensi. Yang mengatakan bahwa “potensi untuk berkembang menjadi individu multiseluler berasal dari sebuah sel yang mengalami diferensiasi”.
2.    Kultur Jaringan Pada Tanaman
Jaringan tanaman yang dikulturkan (eksplan) adalah jaringan muda, yang terdiri dari sel-sel yang masih mampu membelah diri misalnya ujung batang, ujung daun, ujung akar.
Kultur jaringan tumbuhan didasarkan pada prinsip totipotensi yaitu “irisan jaringan dikultur dalam suatu medium yang ke dalamnya ditambahkan zat berupa zat anorganik dan zat organik seperti gula, asam amino, vitamin dan zat pengatur tumbuh (hormone), maka sebagian sel pada permukaan irisan tersebut akan membelah menjadi banyak membentuk suatu massa sel yang disebut kalus”.Manfaat dari kultur jaringan yaitu:
Ø  Mengahasilkan sejumlah besar tanaman yang secara genetik sama dalam waktu yang singkat.
Ø  Mendapatkan tanaman baru dengan sifat-sifat unggul dalam waktu yang lebih singkat.
Ø  Memperoleh tanaman yang bebas hama dan penyakit.
Ø  Memperbanyak jenis-jenis tanaman yang terancam punah.
Ø  Menghasilkan bahan kimia dari kalus suatu eksplan untuk pembuatan obat-obatan dalam waktu yang singkat.
Ø  Mempermudah perbanyakan jenis tanaman yang sukar dilakukan secara konvensional.










3.    Teknologi Biosensor
Teknologi biosensor merupakan bentuk bentuk kerjasama antara biologi molekuler dan mikroelektronik. Bioteknologi adalah alat pendeteksi komposisi suatu subtansi biologi yang berikatan dengan suatu transduser.

C.   Dampak Bioteknologi
a. Dampak positif penerapan bioteknologi :
1. mengurangi kekurangan bahan makanan.
2. membantu mengatasi masalah kesehatan.
3. menyediakan berbagai senyawa organic, seperti alcohol dll.
4. menyediakan energi (biogas).
5. memperbaiki lingkungan.
6. mengatasi kesulitan memperoleh keturunan (bayi tabung).
b. Dampak negatif penerapan bioteknologi :
1. Tidak semua masyarakat menerima bioteknologi.
2. Ada kehawatiran ketrampilan merekayasa gen digunakan untuk kejahatan.
SELAMAT BELAJAR ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar